-->

K.E ^_~ Yang lagi galau ini penawarnya link

Menilik video mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tari dari 4 Sisi


Bingung mau bahas apaan, susah mau menuangkan ide yang terlanjur menggumpal di kepala, akhirnya kita OOT dulu hi hi hi. OOT apaan sih mas?? OOT tu singkatan dari Out Of Topic. Ga OOT banget sih, tapi agak nyambung dikit..

let’s go beib….

Hhhhhmmmmmm Siapa sih yang kagak tahu kasus video mesum mirip Ariel Peterpan vs Luna dan yang terakhir Ariel Peterpan vs Cut tari???. Atau malah topik ini sudah basi??. Saya yakin semuanya juga sudah pada tahu, atau bahkan sebagian dari anda sudah menikmati tontonan syur video mereka!..hayooo ngaku???

Saya tidak ingin ikut-ikutan menghujat ato malah ikutan memberi dukungan. Toh kasusnya sudah terlanjur mencuat, kita tidak akan bisa merubahnya dengan hujatan dan dukungan..ya gak???. Saya hanya mencoba menilik kasus ini secara bijak (halagh) dengan tetap berpegangan pada subyektifitas saya…he he he he…kan opini ya harus se-subyektif mungkin…Jangan protes!!!

So di akhir posting ini, silahkan berikan tambahan dan sanggahan dari opini saya.

Untuk yang belum tahu, Ariel Peterpan, Luna Maya dan Cut Tari, selebritis papan atas kita sedang terjerat kasus video mesum yang mirip dan bahkan sebagian ahli telematika menyatakan itu memang mereka. Ternyata kasus ini bukan hanya geger di Indonesia tetapi gempar sampai mancanegara (mirip gempa bumi yak…), hingga bintang Hollywood pun ikut berkomentar.

Apa hebatnya sih video mereka???bukannya kasus video seperti itu sering juga menimpa masyarakat kita, bahkan dari kalangan pelajar sekalipun sangat banyak??? Mengapa kasus mereka begitu gempar????. Ataukah karena mereka public figure??.. Itulah beberapa pertanyaan yang menggelitik pikiran saya ketika pertama kali mendengar berita kasus tersebut. Mungkin sebagian dari anda juga merasakannya.

Dari berbagai informasi dan berita yang saya dengar dan saya baca, saya mencoba membuat sebuah opini dengan menilik (melihat) kasus ariel, dkk dari 4 sisi..Sisi apa aja sih mas???. Yaitu:

1. Sisi Hukum
Dari sudut ini, pandangan saya agak buram..he he he…buram karena saya kurang paham akan hukum, disamping itu background saya juga bukan dari hukum, tetapi bukan berarti saya tidak tahu hukum, tahu sedikit tetapi kurang mendalam..he he he..
Dalam KUHP dan UU ITE menerangkan bahwa “barang siapa yang membuat dan menyebarkan materi pornografi, dapat terkena sangsi pidana”. Lantas bagaimana tentang kasus video yang mirip ariel, dkk?...yup sudah pasti siapapun itu, orang awam, rakyat jelata, artis papan atas sampai papan bawah atau pejabat sekalipun jika terbukti membuat dan menyebarkan materi yang berbau pornografi harus di tindak sesuai jalur hukum yang ada.

2. Sisi Agama
Kita sebagai umat muslim harus berhati-hati dalam mensikapi kasus tersebut, loh mas kenapa???. Ada dua keadaan yang harus kita cermati, yaitu status mereka. Menikah atau maaf kumpul kebo. Sampai saat ini saya belum tahu apakah mereka sudah menikah secara hukum agama atau belum. Okelah kita ambil sample jika mereka sudah melakukan akad nikah dan dianggap sah secara hukum agama islam. Menurut saya perbuatan mereka sah sah saja. Tapi yang jadi masalah adalah Ritual mereka itu direkam dalam sebuah video dan sekarang telah jadi referensi syur masyarakat umum. Lantas yang salah siapa??? Ya jelas kalo kasusnya seperti itu yang harus kita cari dan hukum adalah penyebar pertama video itu!..Trus seandainya mereka belum menikah gimana??. .berarti kumpul kebo donk hehehe..dan saya yakin anda lebih tahu hukum agamanya seperti apa. Malah menurut MUI lebih ekstrim yaitu berpegangan pada syariat islam, bahwa mereka harus di hukum rajam sampai mati karena mereka melakukan zina besar dan sudah berkeluarga,…ckckckc..ngeri yak.

3. Sisi Sosial Budaya
Terlepas dari benar atau tidaknya pemeran dalam video itu ariel, luna dan tari, siapaun itu jika bentuknya sebagai materi vulgar nan porno serta telah menjadi konsumsi public, sudah dapat dipastikan dampak buruknya sangat dahsyat yang akan menerpa generasi muda masyarakat kita. Inilah tugas kita semua dan pemerintah untuk menata system dan menjaga generasi kita dari serangan racun moral. Contoh kasus, di berbagai daerah sedang marak kasus pencabulan dan pemerkosaan yang pelakuknya dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kakek-kakek sampai anak SD turut serta..ckckckck...mengerikan!!!!...itu baru yang diperkosa dan dicabuli...belum yang mau sama mau....bobrokkkkk....gimana nasib anak cucu kita nanti sodara.....marilah kita renungkan itu. itulah kedahsyatan video porno sebagai racun pengghancur moral anak bangsa disamping NARKOBA. Di tambah pemeran utama dari film tersebut adalah bintang idola....hhhmmmm bisa jadi semua hal tentang mereka akan banyak ditiru anak-anak kita. Termasuk perbuatan mesum mereka....!!!

4. Sisi Teknologi
Kasus ini merupakan sisi gelap dampak kemajuan teknologi. Ini juga menjadi pelajaran bagi kita akan dahsyatnya teknologi jika digunakan tidak sebagaimana fungsinya.


Itulah curahan hati saya dan opini saya...pada dasarnya saya hanya ingin mengatakan JANGAN BUGIL DI DEPAN KAMERA!!!!!...coba kalo mereka tidak merekam, coba kalo mereka tidak narsis!!1, coba kalo mereka tidak bugil di depan kamera....mungkin kasus seperti ini tidak akan pernah terjadi....

comment 4 komentar

  1. sepakat sobat.. bagus analisisnya..

    BalasHapus
  2. Baru sempat mampir nih!
    Liat-liat dulu....
    Situsnya bagus nih!
    apalagi artikelnya, menarik banget!
    Saya seperti disuguhi makan enak!
    hehehehehhehehe

    Oia Kunjungan balik ya sob, ini blog saya
    http://www.ariellunamaya.co.cc
    Salam kenal....

    BalasHapus
  3. good good,hebat tuh,fantastic

    BalasHapus

Catatan:
Seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Komentar yang berbau spam, kasar, menghina, seluruhnya yang bersifat menghancurkan bukan membangun tidak akan ditampilkan. Silahkan bertanya dan memberi pendapat dengan sopan dan sesuai aturan.

Anda diperbolehkan mempublikasikan ulang artikel ini, dengan syarat:
1. Mintalah izin dengan cara berkomentar di bawah artikel ini
2. Wajib menyertakan link ke artikel ini dan menyertakan nama penulis

 
© Klikedukasi 2008 - 2013 | Design by Panembahan Satyapradana | 170p3x