-->

K.E ^_~ Yang lagi galau ini penawarnya link

0 ngeBlog di akhir tahun 2010

Posting lagi posting lagi, ngeblog lagi ngeblog lagi :)

Setelah beberapa hari ini disibukkan dengan acara jalan-jalan menelusuri lorong dunia kabel. Sambil mengais ilmu dan sedikit recehan di jalanan maya. Tak terasa sudah jauh aku berjalan namun tujuan utama belum juga ketemu. Akhirnya terdampar lagi pada rutinitas ngeblog :).

Yuk semangat lagi !!
ngeblog lagi !!

Upss tak terasa juga dah akhir tahun yak. apa aja neh yang dah berhasil dicapai di tahun 2010?
Coba buka lagi catatannya..trus rekap deh apa aja yang sudah dicapai dan apa aja yang belum tercapai, mirip tutup buku gt :D
Selanjutnya buka lembaran baru yang masih bersih, buat planning untuk tahun 2011.
yukzz mulai, aku juga baru mau mulai neh :D

Semangat !!

2 Hasil Penelitian dan Pembahasan

Posting ini merupakan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas yang saya laksanakan di SMPN 2 Arut Selatan tepatnya di Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Judul asli penelitian ini adalah "Penerapan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi di Kelas VII F SMPN 2 Arut Selatan.
Hasil penelitian ini akan saya bagi menjadi beberapa posting sebab terlalu panjang jika dijadikan satu posting dan pada posting yang terakhir akan saya lampirkan file asli hasil penelitian ini yang dapat anda download. Sebelum anda melanjutkan membaca sebaiknya baca terlebih dahulu posting kedua yang membahas tentang karakteristik pembelajaran biolog.



HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Aktivitas Siswa

Pada setiap kegiatan pembelajaran diadakan observasi terhadap aktivitas siswa sebagai alat untuk mengetahui tingkat keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Pada saat pelaksanaan penelitian, guru (peneliti) dibantu oleh seorang observer untuk melakukan observasi aktivitas siswa. Hasil observasi keaktifan siswa disajikan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.1 Prosentase Keaktifan Siswa pada Tiap Siklus

Kelompok

Siklus
1

Siklus
2

Siswa
aktif

Siswa
tidak aktif

Siswa
aktif

Siswa
tidak aktif

Reboisasi

3

1

4

0

Konservasi

3

2

4

1

Hutan lindung

3

2

4

1

Organic

3

2

5

0

Biodiversitas

2

2

4

0

Ozon

4

1

5

0

Daur ulang

3

2

4

1

Lingkungan

3

1

4

0

Jumlah

24

13

34

3

Prosentase keaktifan
siswa

64,86%

35,14%

91,89%

8,11%


Siklus 1:
Kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada siklus 1 menggunakan sumber belajar foto-foto lingkungan. Siswa diminta berdiskusi secara berkelompok dengan panduan Lembar Diskusi Siswa (LDS). Dari hasil observasi aktivitas siswa, diskusi kelompok belum berjalan efektif karena masing-masing siswa sibuk membaca buku untuk mencari jawaban soal pada LDS. Mereka bekerja secara individu dan tidak memberikan kontribusi pada kegiatan diskusi kelompok. Hanya sebagian anggota kelompok yang saling mendiskusikan hasil temuan jawaban mereka. Di sini belum terlihat kerjasama yang baik antar anggota kelompok.

Pada saat diskusi kelas, hampir semua kelompok terlibat secara aktif dalam diskusi kelas. Namun, siswa yang aktif dalam tiap kelompok hanya beberapa orang saja. Keaktifan siswa yang dinilai dalam diskusi kelas meliputi: menyampaikan hasil diskusi/pendapat, menanggapi hasil diskusi/pendapat kelompok lain, menambahkan informasi yang terkait dengan materi diskusi, dan mengajukan pertanyaan.

Prosentase keaktifan siswa pada siklus 1 belum memenuhi indikator kinerja. Analisis terhadap hasil tersebut dipaparkan berikut ini. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan yaitu pengamatan foto-foto lingkungan yang diikuti diskusi kelompok dan diskusi kelas sebenarnya sudah tepat, namun pertanyaan dalam LDS masih cenderung text book sehingga kurang merangsang siswa bertukar pikiran untuk memecahkan masalah bersama dengan anggota kelompoknya. Selain itu kerja sama antarsiswa juga perlu dilatih dengan bentuk kegiatan yang melibatkan siswa secara total, artinya masing-masing siswa dituntut untuk memberikan kontribusi secara aktif dalam kelompoknya. Hal tersebut tidak tercapai melalui kegiatan diskusi kelompok karena siswa cenderung idem dengan pendapat siswa lain dalam satu kelompok yang dianggap pintar.

Siklus 2:
Pada siklus 2, kegiatan pembelajaran diubah dengan melakukan kombinasi  kegiatan outdoor dan indoor. Pada kegiatan outdoor, siswa melakukan percobaan sederhana tentang pengaruh kerusakan hutan terhadap lingkungan khususnya bencana alam. Setiap siswa dalam kelompoknya masing-masing terlibat secara aktif dalam melakukan percobaan dan mengamati hasilnya. Kerja sama dalam kelompok terlihat sangat baik. Pembagian tugas antaranggota kelompok sudah terlihat merata dan maksimal.

Pada saat mendiskusikan hasil percobaan, masing-masing siswa sudah berkontribusi secara aktif dalam kelompoknya. Hal ini disebabkan semua siswa ikut bekerja sama dalam melakukan percobaan dan mengamati hasilnya sehingga mereka mempunyai bekal pengetahuan yang hampir sama sebagai bahan diskusi kelompok. Siswa tidak lagi bergantung pada temannya yang dianggap pintar. Prosentase keaktifan siswa mencapai 91,89% dan sudah memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan.

Peningkatan keaktifan siswa yaitu dari 64,86% menjadi 91,89% sejalan dengan perubahan bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Peningkatan ini terlihat dari hal-hal berikut: 1. aktif dalam diskusi kelompok, 2. lancar dalam mengemukakan pendapat, 3. responsif terhadap penjelasan guru, 4. efisien dalam pemanfaatan waktu, 5. logis dalam membangun ide serta akurat dalam menarik simpulan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang telah dilakukan mampu mengaktifkan siswa.


B.    Hasil Belajar Siswa

Pada setiap akhir siklus diadakan tes sebagai alat untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Pelaksanaan tes individual ini dilakukan setiap akhir pembelajaran. Tes tertulis yang digunakan berupa pilihan ganda. Ketuntasan belajar individual ditetapkan jika siswa mendapat nilai ≥ 63 dan ketuntasan belajar klasikal ditetapkan ≥ 85% siswa mendapatkan nilai ≥ 63.
Data hasil tes setiap akhir siklus dan sebelum pelaksanaan tindakan disajikan dalam tabel di bawah ini.


Tabel 4.2. Hasil Tes Tertulis Siswa pada Tiap Siklus

Keterangan

Siklus
1

Siklus
2

Nilai Tertinggi

90

100

Nilai Terendah

50

40

Rata-rata Nilai Siswa

69,73

88,92

Ketuntasan Klasikal
Belajar Siswa

70,27%

91,89%

Hasil belajar individual maupun klasikal mengalami kenaikan yang signifikan. Meningkatnya nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar secara klasikal tersebut menunjukan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari.

Melalui pendekatan kontekstual, materi yang dibahas menjadi lebih nyata, lebih menarik, dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa dan siswa mengalami sendiri sehingga pemahaman siswa lebih mendalam.
Pada siklus 2, siswa diminta untuk menggunakan alat dan bahan melalui kegiatan percobaan untuk mengetahui pengaruh kerusakan hutan. Kegiatan tersebut membuat siswa lebih termotivasi untuk mempelajari dan memahami materi pelajaran yang disampaikan. Siswa belajar dengan baik karena mereka terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan berkesempatan untuk menemukan sendiri. Hasil belajar tersebut juga dipengaruhi oleh pengalaman siswa dengan dunia fisik dan lingkungannya melaui sumber belajar yang dirancang oleh guru.

Peningkatan pemahaman siswa juga sangat dipengaruhi keaktifan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan belajar. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata siswa yang sejalan dengan meningkatnya aktivitas siswa pada tiap siklus.


KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Kesimpulan
  1.  Kualitas pembelajaran biologi di kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan mengalami peningkatan setelah diterapkan pendekatan kontekstual pada  materi “Pengelolaan Lingkungan”.
  2. Pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan.
  3. Pendekatan kontekstual dapat meningkatkan  penguasaan kompetensi siswa kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan pada materi “Pengelolaan Lingkungan”.

B.    Saran

Pendekatan kontekstual perlu diterapkan pada materi lain sesuai dengan karakteristik materi tersebut.


DAFTAR PUSTAKA

Bandono. 2008. Menyusun Model Pembelajaran CTL. http://bandono.web.id. Diakses 1 Desember 2009. 
Cahyanti, Sari Nur. 2007. Proses Hidrolisis Pati oleh Enzim α-amilase sebagai Sumber Belajar Materi Pencernaan Karbohidrat di SMA. Skripsi. (Tidak diterbitkan) 
Winarsih, Ani dkk. 2008. IPA Terpadu VII. Jakarta : PT. Bengawan Ilmu.


Untuk lampiran yang berupa RPP, Lembar diskusi siswa dll silahkan anda download beserta file asli Laporan Penelitian Tindakan Kelas disini

Laporan Penelitian Tindakan Kelas "Sari Nur Cahyanti"

3 Karakteristik Pembelajaran Biologi

Posting ini merupakan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas yang saya laksanakan di SMPN 2 Arut Selatan tepatnya di Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Judul asli penelitian ini adalah "Penerapan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi di Kelas VII F SMPN 2 Arut Selatan.

Hasil penelitian ini akan saya bagi menjadi beberapa posting sebab terlalu panjang jika dijadikan satu posting dan pada posting yang terakhir akan saya lampirkan file asli hasil penelitian ini yang dapat anda download. Sebelum anda melanjutkan membaca sebaiknya baca terlebih dahulu posting pertama yang membahas tentang latar belakang dilakukannya penelitian ini


 KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS


A.    Kajian Pustaka

1.    Karakteristik Pembelajaran Biologi

Pembelajaran biologi di sekolah dapat dikatakan “unik”, karena baik subjek maupun objek pembelajarannya memiliki karakter yang khas. Objek pembelajaran biologi selain berhubungan dengan alam nyata juga berkaitan dengan proses-proses kehidupan. Agar siswa dapat memahaminya, maka metode dan pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajarannya harus disesuaikan dengan karakteristik objek dan subjek belajarnya. Fenomena yang diajarkan melalui biologi adalah fenomena alam yang mungkin pernah dihadapi siswa. Oleh karena itu, biologi tidak dapat dipahami jika hanya diajarkan secara hafalan. Pemahaman konsep-konsep biologi dapat dianalogikan dengan berbagai macam kegiatan sederhana yang dapat diamati/dilakukan siswa. (Saptono dalam Sari, 2007).

Hal ini senada dengan Muslich dalam Sari (2007) yang menyebutkan bahwa, jika dalam pembelajaran guru meminta siswa untuk melakukan sesuatu dan melaporkannya, maka mereka akan mengingat sebanyak 90%. Lebih lanjut dalam penelitiannya diungkapkan bahwa siswa akan mencapai hasil belajar 10% dari apa yang dibaca, 20% dari apa yang didengar, dan 50% dari apa yang dilihat dan didengar. Hal ini berarti bahwa siswa mudah memahami konsep jika disertai dengan contoh-contoh konkret sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi dengan mempraktekkan sendiri upaya penemuan konsep melalui perlakuan terhadap kenyataan fisik, melalui penanganan benda-benda yang benar-benar nyata.

2.    Pendekatan Kontekstual

Pendekatan Kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat (Bandono, 2008). Dalam konteks ini siswa perlu mengerti apa makna belajar, manfaatnya, dan bagaimana mencapainya. Dengan demikian siswa akan menyadari bahwa apa yang mereka pelajari berguna bagi hidupnya, sehingga akan membuat mereka berusaha menggapainya.

Tugas guru dalam pembelajaran kontekstual adalah membantu siswa dalam mencapai tujuannya. Maksudnya, guru lebih berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Guru hanya mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja sama untuk menemukan suatu yang baru bagi siswa. Proses belajar mengajar lebih diwarnai student centered daripada teacher centered (Bandono, 2008).

Kunci dan Strategi membelajarkan CTL adalah: (1) relating/mengaitkan, yaitu belajar dikaitkan dgn konteks kehidupan nyata, (2) experiencing/mengalami, belajar dapat terjadi lebih cepat ketika siswa dapat memanipulasi peralatan dan bahan serta melakukan bentuk-bentuk penelitian yang aktif, (3) applying/menerapkan, belajar bilamana dipresentasikan di dalam konteks pemanfaatannya, (4) cooperating/kerjasama, belajar melalui komunikasi inter/antarpersonal, (5) transferring/mentransfer, belajar melalui pemanfaatan pengetahuan di dalam situasi konteks baru (Bandono, 2008).


B.    Hipotesis Tindakan

Berdasarkan rumusan masalah dan kajian pustaka, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran biologi (materi “Pengelolaan Lingkungan”) di kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan.



PELAKSANAAN PENELITIAN


A.    Subjek dan Objek Penelitian

Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-F pada semester genap tahun ajaran 2009/2010 di SMP Negeri 2 Arut Selatan. Objek penelitian yaitu kualitas pembelajaran yang meliputi aktivitas siswa dan hasil belajar/penguasaan kompetensi siswa.

B.    Tempat Penelitian

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMPN 2 Arut Selatan, kabupaten Kotawaringin Barat, propinsi Kalimantan Tengah.

C.    Waktu Penelitian


Identifikasi masalah dan perencanaan tindakan: 1-7 Februari 2010
Pelaksanaan tindakan:
1.    Selasa, 16 Februari 2010 (Siklus 1)
2.    Rabu, 17 Februari 2010 (Siklus 2)
Pengumpulan data dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan.
Refleksi dilakukan tiap akhir siklus.


D.    Prosedur Setiap Siklus

Siklus 1

1.    Perencanaan

Tahap perencanaan meliputi pembuatan RPP, Lembar Diskusi Siswa (LDS), lembar observasi aktivitas siswa, serta menyusun alat evaluasi berupa tes tertulis pilihan ganda. Membagi siswa ke dalam kelompok heterogen beranggotakan 4-5 siswa.

2.    Pelaksanaan

Siswa menggunakan sumber belajar foto-foto lingkungan yang alami dan tercemar. Foto diambil  dari berbagai tempat di Pangkalanbun. Siswa melakukan diskusi kelompok dengan panduan LDS, kemudian dilanjutkan diskusi kelas. Siswa membuat kesimpulan dengan bimbingan guru. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan tes tertulis.

3.    Pengumpulan data

Observer mengamati aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung untuk mendapatkan data keaktifan siswa. Data hasil belajar diambil berdasarkan hasil tes tertulis.

4.    Refleksi


Aktivitas siswa masih rendah. Hanya sebagian siswa yang aktif. Siswa masih cenderung bekerja secara individu. Belum terlihat kerja sama dengan anggota kelompoknya. Hasil belajar belum mencapai indikator kinerja yang ditetapkan.


Siklus 2

1.    Perencanaan

Mengubah bentuk kegiatan pembelajaran dan sumber belajar agar dapat mengaktifkan siswa.

2.    Pelaksanaan

Siswa melakukan percobaan sederhana tentang pengaruh kerusakan hutan, diskusi hasil percobaan, presentasi hasil diskusi, dan menonton film tentang kerusakan hutan. Siswa menyimpulkan materi pembelajaran dengan bimbingan guru, kemudian tes tertulis untuk mengetahui penguasaan kompetensi siswa.

3.    Pengumpulan data

Observer mengamati aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung untuk mendapatkan data keaktifan siswa. Data hasil belajar diambil berdasarkan hasil tes tertulis.

4.    Refleksi

Aktivitas siswa mengalami peningkatan. Siswa bekerja sama dengan baik bersama anggota kelompoknya. Hasil belajar telah melampaui indikator kinerja yang ditetapkan.


Lanjutkan ke Hasil Penelitian dan Pembahasan

Laporan Penelitian Tindakan Kelas "Sari Nur Cahyanti"

4 PTK: Penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi SMP

Posting ini merupakan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas yang saya laksanakan di SMPN 2 Arut Selatan tepatnya di Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Judul asli penelitian ini adalah "Penerapan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi di Kelas VII F SMPN 2 Arut Selatan.

Hasil penelitian ini akan saya bagi menjadi beberapa posting sebab terlalu panjang jika dijadikan satu posting dan pada posting yang terakhir akan saya lampirkan file asli hasil penelitian ini yang dapat anda download.

Abstrak

Pembelajaran pada awal semester genap tahun 2009/2010 di kelas VII F SMPN 2 Arut Selatan lebih banyak dilakukan di dalam kelas, kurang bervariasi, dan kurang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Materi pelajaran disampaikan secara teoritik dan tidak berhubungan dengan kehidupan nyata. Proses pembelajaran tersebut menimbulkan kecenderungan siswa bersikap pasif. Dinamika dan interaksi dalam kelas juga belum optimal. Akibatnya, penguasaan kompetensi masih rendah. Hal ini dapat dilihat pada hasil ulangan harian KD 6.1, ketuntasan klasikal hanya 68,57%.
Oleh sebab itu perlu dilakukan Penelitian Tindakan Kelas sebagai upaya memperbaiki proses pembelajaran agar menjadi lebih berkualitas sehingga penguasaan kompetensi siswa meningkat.
Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengambilan data, dan refleksi. Observer mengambil data aktivitas siswa pada tiap siklus, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari tes tertulis di akhir siklus.
Keaktifan siswa mengalami kenaikan yaitu pada siklus 1 prosentase siswa aktif sebesar 64,86% sedangkan siklus 2 sebesar 91,89%. Berdasarkan hasil refleksi diadakan perbaikan pada bentuk kegiatan dan sumber belajar. Hasil belajar juga mengalami kenaikan pada ketuntasan klasikal dan rata nilai. Siklus 1 ketuntasan belajar sebesar 70,27% dengan rata-rata nilai 69,73. Siklus 2 ketuntasan belajar 91,89% dengan rata-rata nilai 88,92.
Berdasarkan hasil tersebut, kualitas pembelajaran biologi di kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan mengalami peningkatan setelah diterapkan pendekatan kontekstual pada materi “Pengelolaan Lingkungan”. Aktivitas siswa dan penguasaan kompetensi siswa meningkat. Pendekatan kontekstual perlu diterapkan pada materi lain sesuai dengan karakteristik materi tersebut

Latar Belakang

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) membawa konsekuensi logis pada upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran IPA yang disesuaikan dengan karakteristik dan lingkungan sekitar sekolah. Proses belajar yang diharapkan melalui kurikulum ini bukan sekedar membahas materi dalam buku-buku panduan pelajaran atau menginformasikan pengetahuan kepada siswa, melainkan menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung kepada siswa untuk memahami gejala yang terjadi sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan strategi pembelajaran yang tepat.

Pembelajaran pada awal semester genap tahun 2009/2010 di kelas VII F SMPN 2 Arut Selatan lebih banyak dilakukan di dalam kelas, kurang bervariasi, dan kurang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Materi pelajaran disampaikan secara teoritik dan tidak berhubungan dengan kehidupan nyata. Proses pembelajaran tersebut menimbulkan kecenderungan siswa bersikap pasif. Dinamika dan interaksi dalam kelas juga belum optimal. Akibatnya, penguasaan kompetensi masih rendah. Hal ini dapat dilihat pada hasil ulangan harian KD 6.1, ketuntasan klasikal hanya 68,57%.

 Oleh sebab itu perlu dilakukan Penelitian Tindakan Kelas sebagai upaya memperbaiki proses pembelajaran agar menjadi lebih berkualitas sehingga penguasaan kompetensi siswa meningkat.
Materi ”Pengelolaan Lingkungan” membahas konsep pencemaran dan kerusakan lingkungan kaitannya dengan aktifitas manusia. Mencermati karakteristik materi ini, maka strategi pembelajaran lebih tepat menggunakan kegiatan eksplorasi lingkungan karena akan lebih faktual dan nyata. Proses pembelajaran tersebut sejalan dengan pembelajaran berpendekatan kontekstual, yaitu siswa belajar melalui mengalami bukan menghafal, mengingat pengetahuan bukan sebuah perangkat fakta dan konsep yang siap diterima, akan tetapi sesuatu yang harus dikonstruksi melalui kegiatan pembelajaran yang dirancang dengan tepat. Penerapan pendekatan kontekstual tersebut diharapkan menghasilkan pembelajaran berkualitas yaitu adanya aktivitas siswa yang optimal dan penguasaan kompetensi yang meningkat.

Perumusan Masalah
  1. Bagaimanakah kualitas pembelajaran biologi (materi “Pengelolaan Lingkungan”) di kelas VII-F SMPN 2  Arut Selatan melalui penerapan pendekatan kontekstual?
  2. Apakah dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa?
  3. Apakah dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan  penguasaan kompetensi siswa?

    Tujuan Penelitian
    1. Meningkatan kualitas pembelajaran biologi (materi “Pengelolaan Lingkungan”) melalui penerapan pendekatan kontekstual di kelas VII-F SMPN 2 Arut Selatan.
    2. Mendeskripsikan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran biologi (materi “Pengelolaan Lingkungan”) melalui penerapan pendekatan kontekstual di kelas VIIF SMPN 2 Arut Selatan.
    3. Mendeskripsikan dan menganalisis hasil belajar/penguasaan kompetensi siswa pada pembelajaran biologi (materi “Pengelolaan Lingkungan”) melalui penerapan pendekatan kontekstual di kelas VIIF SMPN 2 Arut Selatan.

      Manfaat Penelitian
      1. Bagi siswa:
      • Membangkitkan minat belajar dan mengoptimalkan aktivitas siswa sehingga penguasaan kompetensi meningkat.
      • Memberikan pengalaman belajar yang nyata dan faktual.
      • Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian dan pengelolaan lingkungan untuk mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan
      2. Bagi guru (peneliti):
      • Mendorong agar tidak ragu mencoba variasi pembelajaran dan lebih kreatif merancang strategi pembelajaran.
      3.    Bagi sekolah:
      • Memberikan sumbangan dalam perbaikan proses pembelajaran untuk meningkatkan potensi belajar siswa yang akhirnya berpengaruh pada mutu sekolah.

        Definisi Operasional
        1. Pendekatan Kontekstual adalah filosofi belajar yang menekankan pada pengembangan minat dan pengalaman siswa. Pendekatan ini bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota masyarakat (Bandono, 2008). 
        2. Kualitas pembelajaran dalam penelitian ini ditinjau dari dua segi: proses dan hasil. Dari segi proses, pembelajaran dikatakan berkualitas apabila seluruhnya atau setidak-tidaknya sebagian besar (75%) siswa terlibat secara aktif baik fisik, mental, maupun sosial dalam proses pembelajaran. Sedangkan dari segi hasil, proses pembelajaran dikatakan berkualitas apabila ≥85% siswa mencapai kompetensi minimal.

          Lanjutkan ke Kajian Pustaka dan Hipotesis (karakteristik pembelajaran biologi)

          Laporan Penelitian Tindakan Kelas "Sari Nur Cahyanti"

          3 Mencari tempat persemayaman foto kita di facebook

          Pada postingan sebelumnya, saya telah membahas bagaimana caranya menonaktifkan akun facebook kita secara permanen. Kok permanen? iya kalo ada permanen pasti ada temporer..ya gak cuy??

          Dalam postingan itu telah dijelaskan pula bahwa foto yang telah kita upload ke facebook kemudian kita hapus, pada dasarnya foto tersebut tidak terhapus beneran, berarti pura-pura donk..kakakakkkkk..Akan tetapi foto tersebut masih tersimpan rapi pada servernya si facebook.

          Buktinya apa??

          Buktinya jika kita panggil (load) link foto kita yang telah kita hapus, foto tersebut masih muncul dan terlihat sebagaimana aslinya. Nah loh !!

          Tapi gue gak tahu alamat link foto gue cuy...dimana nyarinya??

          Dasar OOneEnG maen game Onet..halagh !!

          Untuk mencari tempat persemayaman foto kita di facebook pada dasarnya sangat mudah. Buka terlebih dahulu foto yang jadi target, akan kita dapatkan link redirect kurang lebih seperti ini (kalo gak sama, ya minimal mirip lah) http://www.facebook.com/photo.php?fbid=136063059783722&set=a.136063056450389.24229.136044869785541

          Alamat di atas akan muncul ketika kita melihat foto di facebook satu persatu...perhatikan gambar di bawah




          Selanjutnya??

          Selanjutnya klik kanan pada foto tersebut kemudian pilih view image. Nah dengan menuju ketempat ini, kita akan diantar ketempat persemayamannya foto kita. Cek link URL di address bar browser anda ....Kurang lebih kita akan mendapatkan alamat lengkap (baca: URL) persemayaman foto kita seperti ini http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs1382.snc4/163495_136063059783722_136044869785541_224179_1148738_n.jpg

          Alamat inilah yang saya maksud dalam artikel membunuh akun facebook secara permanen
          Didirektori ini juga facebook menyimpan jutaan foto dari para penggunanya...



          Regards,
          klikedukasi.com

          0 Template seluler (beta) buat para pengguna blogspot

          Template Seluler (beta)

          Setelah sekian lama para pengguna blogspot harus rela kehilangan pengunjung dari user mobile (baca: operamini) sebab mesin blogger yang digunakan kurang mobile friendly atau terlalu berat jika di buka lewat perangkat mobile. Akhirnya para pengguna blogspot ini dapat menikmati juga blog mobile seperti halnya temen-temen yang sudah menikmati duluan dengan wordpress mobilenya.

          Fitur baru ini saya temukan di draf.blogger.com, kebetulan saya sendiri sedang menanti kehadiran fitur ini. Tampilan blog mobile kita disesuaikan dengan template yang saat ini sedang kita pakai. Ketika saya coba lewat notebook, terlihat tampilan klikedukasi seperti gambar di samping, keren juga yak??ada menu navigasinya, dilengkapi pula dengan fitur untuk kembali ke tampilan blog versi PC.

          Bagi para blogger yang mau nyoba silahkan ajah masuk ke draf.blogger.com kemudian pilih menu pengaturan, selanjutnya ke bagian email & seluler. Pada bagian atas ada menu baru yang bernama Template Seluler (Beta) kemudian pilih opsi

          Silahkan cicipi terlebih dahulu tampilannya denga klik tombol Pratinjau selular, setelah itu jangan lupa simpan setelan. Sekarang saatnya cek blog kita lewat HP. Jika anda beruntung maka blog anda akan segera tampil pada layar ponsel dengan tampilan versi mobile.

          Akan tetapi pada kasus yang saya alami, meskipun pengaturan seperti di atas telah saya lakukan ternyata blog saya tak kunjung tampil dengan versi mobilenya. hmmmm sampai saat ini saya juga belum menemukan letak kesalahannya dimana. Mungkin karena masih dalam versi Beta, wajar rasanya kalau masih ditemukan banyak kesalahan. Ada temen sebelah malah di dashbor draf.blogger.com tidak ditemukan sama sekali fitur baru ini. Yang anehnya lagi ada seorang teman yang mencoba fitur ini dan berhasil, namun pada keesokan harinya tiba-tiba menu Template seluler (beta) ini tidak ditemukan lagi pada dashbor siempunya blog.

          ha... ha ....ha ...sial bener.

          Kembali pada kasus yang saya alami, ketika saya coba telusuri ternyata untuk dapat tampil dalam versi mobile (setelah pengaturan di atas kita lakukan tentunya) blog kita harus mampu merubah alamat URLnya atau istilah kerennya Redirect URL. Kalo gak mampuh gimana mas?? ya gak bisa berubah wujud donk..he he he..Mungkin disinilah letak permasalahannya.

          Lantas Solusinya gimana??

          Solusinya untuk sementara kita harus mau direpotkan dengan mengetik manual alamat URL redirect di address bar browser kita.

          Trus URL redirectnya seperti apa?

          Misalnya di blog saya ini, URL normalnya adalah http://www.klikedukasi.com nah jika kita rubah URLnya menjadi http://www.klikedukasi.com/?m=1 secara otomatis blog klikedukasi akan tampil sebagai versi mobile. Untuk kembali ke versi desktop bagaimana?? cukup ganti parameter 1 menjadi 0  contoh: http://www.klikedukasi.com/?m=0.

          Ada gak seh teknik otomatisasi untuk perubahan parameter URL seperti di atas??

          kebetulan saya bukan programer ya gak ngerti juga  :D

          akan tetapi sementara ini saya sedang mencoba otomatisasi itu melalui javascript yang ditanam langsung di template blog utama dan hasilnya lumayan memuaskan, silahkan coba buka klikedukasi melalui HP anda. Seperti itulah tampilannya, lumayan keren juga, tapi kekurangannya tidak bisa tampil dengan versi desktop jika menggunakan perangkat seluler. he he..

          Mungkin itu solusi sementara bagi yang mengalami trouble seperti saya. Ribet banget yak!!
          Kalo gak pengen ribet mendinagan pergi ajah loh ke laut..hagk hagk hag...

          Udah ah becandanya..mendingan kita berdoa aja yuk....
          Semoga Template seluler khusus pengguna blogspot ini segera hadir versi FINALnya.
          Semoga...

          Mungkin temen2 punya solusi lain??


          Regards,
          klikedukasi.com

          5 Hidupku Bukanlah Hidup Yang Sekilas Tanpa Makna

          Malam menghilang pagi menjelma,
          Sang surya dengan ramahnya menyapa dunia...
          Memberi kedamaian bagi semesta,.
          Memaksa jiwa untuk membuka mata..
          Menjalani hari menikmati keagungan-Nya...


          Ku saksikan fenomena yang sebenarnya tak lagi asing,
          Fenomena yang senantiasa terasa indah, menyejukan jiwa...
          Walau hanya deru geram kendaraan di waktu pagi,
          Menciptakan deret nada mengalun suara,
          Berbaur bersama senandung semesta,
          Menyibak kata di balik pesonanya...

          Aku tak lelah mengeja kata,
          Meski hanya lewat sajak sederhana...
          Aku tak lelah mengeja kata,
          Meski hanya berupa aksara...
          Aku tak lelah mengeja kata,
          Walau dunia tak lagi bersahaja...

          Hidupku bukanlah hidup yang sekilas tanpa makna...
          Karna aku adalah mata pena yang tajam,.
          Yang terus mengukir cerita di atas secarik kertas,
          Cerita yang selalu terasa indah dalam bubuhan tinta hitam,
          Aku adalah petualang sastra,
          Berimajinasi menyusuri lorong-lorong tak bertepi,
          Hingga senja di hidupku benar-benar menghampiri...
          Dan akupun tak lagi mampu menjadi saksi,
          Bagi peristiwa yang kelak akan terjadi...
          Karna mungkin aku tlah tergantikan,
          Oleh secercah cahaya yang lebih benderang...

          By: Akhwatul Chomsiyah Firdausa

          1 FoxTab: add-ons firefox dengan efek visual 3 Dimensi

          Tak terhitung batang rokok yang telah aku hisap, bergelas-gelas kopi pun tertelan melewati keringnya tenggorokanku. Waktu terus berjalan, kaki mulai membiru tertindih beban tubuhku yang sedari kemarin teronggok di depan layar notebook. Sejauh itu, hanya satu dua karya yang aku retaskan di salah satu blogku. Karya yang aku anggap agung, walaupun pada kenyataannya hanyalah sekumpulan sampah yang aku muntahkan dari mampatnya otakku.
          ha.ha.. ha.. dan aku pun tertawa..halagh ngaco!!

          Mungkin anda juga pernah mengalami ilustrasi yang saya gambarkan seperti di atas, bosan juga yak kalo seperti itu terus. Nah sepertinya kita perlu refresing sejenak. Komputer aja butuh di refresh apalagi kita ya gak!! asal jangan refreshnya pake 3gp ajah..!!

          Salah satu yang butuh penyegaran dikala browsing and blogging adalah mata. Untuk memanjakan mata anda saat menjelajahi dunia kabel (baca: maya) salah satunya adalah dengan menambahkan tampilan 3 dimensi di browser kita (baca: khusus pengguna mozilla firefox), silahkan coba add-ons firefox yang satu ini. Dijamin maknyos..he he..

          Tampilannya mirip fitur windows aero yang dimiliki oleh windows 7.
          Cekidout --->

          Kita dapat mencicipi 6 model tampilan 3 dimensi yang berbeda, pokoknya mangtabs sangat bro. Disamping itu ada beberapa fitur untuk mengatur tampilan sesuai yang kita kehendaki, diantaranya dibagian atas ada deretan menu dipojok kanan dan kiri, begitupula pada bagian bawah. Silahkan anda coba otak-atik sendiri. Selain itu ada pula beberapa fitur yang mempermudah kita dalam melakukan aktifitas di internet, misalnya:

          • Top Sites: Untuk mengakses situs favorit kita secara cepat
          • Tab Flipper: Mempermudah berpindah antar Tabs dengan mengunakan mouse atau dapat juga dengan  menekan kombinasi tombol keyboard. 
          • Recently Closed Tabs: Nah ini untuk membuka kembali Tabs yang sudah kita tutup.
          Apalagi kelebihannya?

          Untuk mempercepat dan memudahkan dalam pengaturan serta pengoperasian kita juga dapat mengatur sendiri kombinasi tombol keyboard atau istilah kerennya shortcut keyboard, mengatur ukuran tampilan serta panel menu dan masih banyak lagi, pokoknya coba sendiri deh.he.he.he. :) .

          Silahkan download add-ons firefox yang bernama FoxTab disini


          Regards,
          klikedukasi.com

          0 Manusia, sel, kromosom dan DNA

          Tubuh kita sangat mengagumkan, sangat kompleks dan sangat indah dari sisi manapun kita memandang. Jika kita melihat tubuh manusia dari kacamata biologi, akan kita dapati berbagai keajaiban yang menakjubkan. Jika diurai menjadi bagian sangat kecil, tubuh manusia terdiri dari milyaran sel atau bahkan ada yang menyebutkan sampai trilyunan sel.


          Dibalik kemegahan dan keindahan tubuh manusia ternyata tersusun dari sel-sel yang terkoordinasi sangat rapi. Nah ukuran tiap sel ini sangat kecil, jika dibandingkan dengan sebuah jarum pentul maka satu sel manusia dapat ditempatkan pada bagian ujung runcing jarum pentul. Sungguh mengagumkan kecilnya.

          Meskipun berukuran sangat kecil, sel ini mengandung informasi yang jauh lebih besar dari sekedar ukurannya yang masuk dalam kategori mikroskopik. Satu sel manusia mengandung berbagai peralatan tempur sel seperti:

          # mitokondria--> yang berperan sebagai dapur tempat masak sel, yang dilengkapi dengan kompor untuk masak dan berbagai macam senjata dapur
          #Sitoplasma--> cairan sel, di sinilah berbagai macam organela bersemayam (terlarut dalam sitoplasma)
          #Nukleus--> Inti sel yang di dalamnya mengandung materi genetik berupa kromosom.
          # Badan golgi, ribosom, dan masih banyak organela-organela laen yang terlarut dalam sitoplasma.

          Lantas dimanakah letak DNA??

          Jika dirunut dari yang terbesar yaitu tubuh manusia terdiri dari milyaran sel bahkan ada yang menyebut sampai bilangan trilyun. Satu sel manusia terdiri dari organela-organela seperti yang telah dijelaskan di atas. Nah yang terpenting di dalam sel ada suatu organela yang paling menonjol yang disebut inti sel (nukleus), di dalam nukleus inilah tempat bersemayamnya kromosom.

          Kromosom itu apa?? menurut wikipedia Kromosom (bahasa Yunani: chroma, warna; dan soma, badan) merupakan struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA dan berbagai protein terkait yang merupakan informasi genetik suatu organisme. Dengan kata lain kromosom merupakan suatu tempat bersemayamnya DNA, dengan  metode yang sangat rumit sedemikian sehingga DNA yang membawa informasi genetik yang sangat panjang (konon panjangnya mencapai satu meter dalam satu sel) mampu ditempatkan pada intisel yang berukuran sangat kecil (perlu bantuan mikroskop untuk dapat melihatnya). :)


          Regards,
          klikedukasi.com

          0 Mari cerdaskan bangsa dengan cara kita

          Ada beberapa perubahan yang saya lakukan di klikedukasi,yang mencakup perubahan setting dapur/backend dan setting dari sisi frontend. diantaranya adalah


          <--Optimasi script
          Sampai detik ini saya masih berusaha untuk optimalisasi script, agar klikedukasi lebih mobile friendly (mudah diakses oleh perangkat apapun). Beberapa yang saya lakukan adalah dengan meminimalisasi penggunaan javascript, serta kompressi image. Hasilnya cukup lumayan, meskipun sampai saat artikel ini ditulis masih terasa berat jika diload dari perangkat mobile atau diload dari komputer dengan akses super duper lambat (kayak saya he he he).



          <--Perubahan tagline
          Yups tagline, salah satu hal yang sangat penting (menurut saya) untuk sebuah blog. Tagline seperti halnya motto atau semboyan atau slogan yang menggambarkan hasil akhir yang ingin dicapai dari sebuah blog dan dapat juga menjadi semacam ringkasan isi yang terkandung dalam blog. Cukup membaca tagline, pengunjung akan tahu visi, misi sampai isi yang ada disuatu blog. Tagline juga dapat menjadi kompor semangat buat si penulis blog, motivasi tetap terjaga dan tema tulisan tidak melenceng dari tema utama, mungkin dapat diibaratkan sebagai sebuah rel blog. he he (maaf kalo salah menganalogikan). Untuk memenuhi semua itu, klikedukasi.com memiliki tagline baru "Mari cerdaskan bangsa dengan cara kita"

          <--Penambahan kategori artikel
          Seiring bertambahnya usia klikedukasi.com dan perkembangan dunia informasi yang super cepat, dengan nama yang diemban (klikedukasi) saya pikir pantas rasanya untuk klikedukasi mengembangkan sayapnya menjajaki disiplin ilmu lain. Sebelumnya hanya kategori seputar komputer yang saya usung, namun sekarang saya sengaja memasukkan beberapa disiplin ilmu (pendidikan, sains, teknologi) dan tidak menutup kemungkinan disiplin ilmu lain akan saya masukkan dikemudian hari.

          <--Para penulis
          Perubahan ini diharapkan dapat menjadi penyegaran dan sebagai langkah awal menuju cita-cita klikedukasi sesuai tagline baru "Mari cerdaskan bangsa dengan cara kita". Sebagai konsekuensi tagline baru ini, saya mengajak beberapa sahabat untuk ikut berbagi, berkontribusi dan mempercantik blog ini dengan tulisan-tulisan mereka. Kepada mereka saya berikan hak akses sebagai penulis. So dengan adanya kontribusi dari para sahabat yang berasal dari berbagai disiplin ilmu saya yakin akan membawa warna baru di klikedukasi. Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung bagi para sahabat yang telah bergabung dalam sebuah tim klikedukasi.

          Para sahabat yang telah bergabung adalah :
          * wahyu sekar tanjung
          * ininx rose
          * Akhwatul Chomsiyah Firdausa
          (anda juga dapat melihat daftar penulis di side bar kanan "Para Penulis" yang akan terupdate secara otomatis jika ada penulis baru yang bergabung).

           Dan masih ada beberapa sahabat yang telah saya undang dan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan segera bergabung. 

          bagi anda yang berminat dan berkenan untuk turut serta menyumbangkan gagasan dan pemikirannya dalam bentuk tulisan, silahkan kirimkan alamat email anda ke admin@klikedukasi.com
          Selanjutnya akan saya kirim link menuju dapur klikedukasi ke alamat email anda

          Marilah cerdaskan bangsa dengan cara kita



          Regards,
          klikedukasi.com

          0 Aku mau buat situs neh aku harus register dimana ya??

          Aku mau buat situs neh aku harus register dimana ya?? pertanyaan siapa tuh?. Kebetulan lagi jalan-jalan di yahoo! answer, ketemu sama pertanyaan yang bikin penasaran, sebab aku juga pernah punya pertanyaan yang sama, dan alhamdulillah sekarang sudah terjawab. So sekalian mau berbagi pengalaman, siapa tahu berguna atau minimal jadi bahan pertimbangan buat temen-temen yang lagi mempertimbangkan untuk membuat website. Sayang juga kan kalo gak aku jawab, padahal aku tahu jawabannya, he he.

          Menurutku pertanyaan itu terlalu ambigu, lho kok?? iya kalo aku ditanya pasti jawabanku adalah relatif. Website atau situs banyak banget macamnya sebagai contoh situsku ini disebut weblog (blog), trus ada juga situs berita seperti kompas, ada lagi facebook.com yang disebut sebagai situs jejaring sosial dan ada lagi situs toko online contohnya amazon.com serta masih banyak lagi jenis jenis situs menurut tujuan dan kegunannya.

          Nah sebelum melangkah lebih jauh sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu bentuk website yang akan kita buat serta tujuannya untuk apa. Kalo cuma buat curhat atau sekedar cerita pribadi...manfaatkan aja blog gratisan wordpress.com atau blogger.com, cukup bermodal email gratisan jadi deh, semudah mengepalkan telapak tangan..halagh!!.

          Tapi kalo mau mengelola sebuah website profesional, misalnya sebuah portal atau toko online atau bisa juga blog tapi pengen terlihat profesional dan dikelola secara serius seperti blog itu klikedukasi.com, kita memerlukan hosting dan domain. Harga domain .com .info .net dll cukup murah rata-rata di bawah 100 ribu pertahun. Harga hosting juga bervariasi ada yang hanya 12 ribu pertahun ada juga yang diatas 100 ribu pertahun. Semuanya tergantung kebutuhan dan tujuan membuat situs itu sendiri. Sebagai bahan pertimbangan lain coba baca juga alasanku memilih domain.

          Sekarang ini sangat banyak perusahaan penyedia jasa hosting dan domain. Bukan cuma perusahaan luar negeri, perusahaan Indonesia pun sekarang jumlahnya sangat banyak. Maka dari itu kita sebagai calon konsumen harus selektif dalam memilih penyedia layanan hosting dan domain ini. Salah satu perusahaan Indonesia yang cukup bagus dengan support 24 jam yang saya rekomendasikan dan sudah saya coba sendiri adalah www.rumahweb.com.


          ------------Cerita Pribadi neh------------
          Saya sendiri pernah ada masalah saat melakukan penyetingan nama domain, padahal saat itu sudah menjelang pagi sekitar pukul 03.00. Ketika saya kontak customer care rumahweb, ternyata ditanggapi dan dibantu dengan sangat memuaskan.
          -----------End-----
          Semoga membantu

          5 Membunuh akun facebook secara permanen

          Tahukah anda bahwa Foto yang kita upload akan terus ada di servernya facebook sampai kita membunuh akun kita secara permanen? Sadarkah anda foto yang sudah terlanjur diupload, sekalipun di hapus oleh anda akan tetap mncul jika kita memanggil link foto tersebut? Link foto yang saya maksud itu apa?? baca artikelnya disini.
          Nah ternyata pihak facebook akan menyimpan semua informasi kontak, profile, foto, pertemanan dan lain-lain di data server mereka sampai kita menonaktifkan akun facebook kita secara permanen.

          Lantas bagaimana caranya untuk menghapus akun beserta kroni-kroninya??

          Selain dengan aplikasi pembunuh facebook dari pihak ketiga (akan dibahas lain waktu), Facebook sendiri memberi kita dua opsi untuk menonaktifkan akun kita. yaitu:

          1. Tutup akun dengan opsi pemulihan (tutup sementara)


          Kadang kita merasa bosan dengan peshbuk, kadang juga kita merasa terganggu dengan kehadiran peshbuk ato ingin sekedar semedi disudut dunia kabel ?? hahay... mungkin pilihan pertama bisa kita coba.
          Opsi ini memungkinkan kita untuk menutup sementara akun kita. Itu artinya akun kita akan menghilang dari dunia per-peshbukan, semua foto, profil, hubungan pertemanan etc akan menghilang dari peradaban facebook. Teman-teman kita pun tak dapat lagi melihat profil kita. Akan tetapi, jika suatu waktu kita hendak mengaktifkan kembali akun kita, pihak facebook masih menyimpan informasi profil Anda (teman, foto, minat, dll) dan akun Anda akan terlihat sama persis dengan saat Anda menutupnya.

          Bagaimana caranya?? masuklah ke halaman Akun, kemudian cari pilihan nonaktifkan akun, berada di bagian paling bawah. Eksekusi dengan klik pada tombol tutup. perhatikan gambar di bawah



          2. Nonaktifkan permanen

          Nah ini dia intinya, jika opsi pertama tidak cukup memuaskan hati anda maka ikutilah opsi kedua.he he... Opsi ini dapat membunuh akun kita sampai benar-benar tak bernyawa (sadis yak!!), dan yang harus diingat akun kita selamanya tak akan bisa diakses atau dengan kata lain facebook menghapus habis semua data kita diservernya. Jika suatu saat ingin facebook-an lagi gimana?? buat akun lagi yang baru..gampang kan!!

          Untuk menonaktifkan akun kita secara permanen caranya cukup mudah, masuklah ke akun anda kemudian  kirim permintaan pembekuan akun ke pihak facebook, ikuti link ini.Tunggu beberapa waktu hingga anda mendapatkan email balasan dari facebook tentang pembekuan akun anda.
           
          © Klikedukasi 2008 - 2013 | Design by Panembahan Satyapradana | 170p3x