-->

K.E ^_~ Yang lagi galau ini penawarnya link

Waktu itu unik dan setiap peristiwa sebenarnya SATU


Setiap detik waktu, setiap satu gugusan peristiwa bersifat unik. yaa unik karena suatu peristiwa yang kau alami detik ini. Takkan pernah kau alami lagi peristiwa yang sama persis di masa mendatang. Setiap peristiwa sebenarnya SATU tak ada padanannya di tempat lain bahkan di masa masa lain.
Sebab semua peristiwa adalah refleksi dari kehadiran sang Maha Unik sang Maha Satu.

Tingkat presisi penyusun suatu peristiwa juga unik, jika meleset sedikit saja salah satu elemen penyusun sebuah kejadian, bisa dipastikan kejadian itu takkan pernah ada.

Kadang aku tak sadar bahwa semua itu tak pernah lagi terulang, ketika sakit pengen cepet sembuh, saat kecil pengen cepet besar. Ketika susah pengen cepet bahagia. Ketika udah dewasa nyesel pengen kembali lagi menjadi anak-anak. Padahal itu tak mungkin. Karena semua yang ada di dunia ini unik tak ada yang sama persis. Begitu pun waktu tak ada catatan sejarah yang mengatakan setelah manusia menjadi dewasa dia akan kembali menjadi balita kembali.

Satu-satunya jalan untuk menikmati keunikan setiap kejadian adalah tidak melewatkannya dengan sia sia. Apapun itu, baik buruk, susah senang, semuanya jangan terlewatkan dengan sia-sia. So bagi yang punya anak kecil stop bilang “cepat besar yaa nak”, cukup nikmati kebersamaan dengan si kecil sebab saat saat itu akan segera berlalu dan takkan pernah terulang kembali.

–aanops 18-08-2015–

comment 0 komentar:

Posting Komentar

Catatan:
Seluruh komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu. Komentar yang berbau spam, kasar, menghina, seluruhnya yang bersifat menghancurkan bukan membangun tidak akan ditampilkan. Silahkan bertanya dan memberi pendapat dengan sopan dan sesuai aturan.

Anda diperbolehkan mempublikasikan ulang artikel ini, dengan syarat:
1. Mintalah izin dengan cara berkomentar di bawah artikel ini
2. Wajib menyertakan link ke artikel ini dan menyertakan nama penulis

 
© Klikedukasi 2008 - 2013 | Design by Panembahan Satyapradana | 170p3x